Masih teringat, saat di papan Pengumuman itu, sebuah NEM SD tertinggi, masuk ke sekolah itu
Bertanya-tanya, siapa pemiliknya…yang kutahu selanjutnya, kita sering di dalam angkot yang sama
Di masa-masa itu pula, kau mengenalkanku pada sebuah kotak
Yang kutau kemudian disebut PeEs
Aku yang udik ini jelas selalu kamu bantai dalam WE, karena kau sudah jauh lebih akrab dengan kotak itu
Tidak jarang kau begitu menyebalkan
Hingga kita bertengkar secara aneh di dalam angkot
Saling memukul, benar-benar memukul, telak ke muka (lagi…)
Yang urun rembug