“…masa muda masa yang berapi-api
yang maunya menang sendiri
walau salah tak peduli
darah muda aa..aaa…aa”
.
.
.
Ehm,,,cuplikan syair dari Bang Haji di atas cukup menginspirasi saia untuk menulis tentang hal ini. Tentang masa muda.
Kenapa masa muda? Kenapa tidak masa remaja? Masa kecil? Masa tua? Sederhana saja, karena saia “merasa” sudah, sedang, dan masih muda. Menjadi jauh lebih mudah memang berbagi tentang sesuatu yang sedang kita alami. Daripada dengar dari orang lain, atau sambil mengingat-ingat masa lalu. Mending berbagi terhadap apa yang sedang terjadi.
Apakah masa-masa ini masa yang indah? Di mana terdapat banyak kisah-kasih, kisrah kisruh, atau mungkin krosak kresek yang dialami setiap orang. Mungkin iya, bagi banyak orang. Sayangnya tidak, bagi saia. Hix… …monggo…

Yang urun rembug